adab hari raya Idul Fitri

Hari raya idul fitri merupakan hari berbahagia bagi semua umat muslim yang telah melaksnakan ibadah di bulan ramadhan. agar kita tetap syar’i dalam merayakan ada baiknya kita baca kutipan adab hari raya idul ftri :

Adapun hukum dan adab hari raya Idul Fithri, sebagai berikut :

1.    Melakukan takbir hari ‘Ied, dimulai sejak ditetapkan masuknya hari ‘Ied dan berakhir dengan shalat ‘Ied. Allah Ta’ala berfirman :

وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ ﴿١٨٥﴾ سورة البقرة

“Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS.2:185)

Dan redaksional kalimat takbir yang valid berasal dari para sahabat Radhiyallah ‘anhum. Seperti berikut :

( اَللهُ أكْبَرُ ، اَللهُ أكْبَرُ ، اَللهُ أكْبَرُ كَبِيْراً )

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar,

dan :

(اَللهُ أكْبَرُ ، اَللهُ أكْبَرُ ، لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ ، اَللهُ أكْبَرُ ، وَللهِ الْحَمْدُ )

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak Ada Ilah yang haq untuk disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah.

Terbaiknya adalah mengikuti lafaz takbir yang ada riwayatnya. Sementara redaksional takbir selainnya dan tambahan-tambahan yang kita dengar di banyak masjid, maka saya belum menemukan dalil sanadnya.

2.    Mandi untuk shalat ‘Ied dan mengenakan pakaian terbaik dan wangi-wangian.

3.    Makan beberapa kurma atau makanan selainnya, sebelum berangkat keluar dari rumah untuk shalat ‘Idul Fithri.

4.    Mengeraskan takbir saat berangkat menuju shalat ‘Ied.

5.    Berangkat menuju lapangan shalat ‘Ied melalui satu jalan, dan pulang melalui jalan yang lainnya.

6.    Shalat ‘Ied di lapangan terbuka merupakan sunnah Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka usahakan dan bermohonlah untuk itu. Dan seandainya pun engkau mengerjakan shalat ‘Iednya di dalam masjid karena satu atau sebab lainnya, maka hal itu boleh (ja`iz).

7.    Mengikutsertakan kaum wanita dan anak-anak tanpa terkecuali, hingga yang sedang haid, wanita-wanita yang dimerdekakan, gadis-gadis yang dipingit. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Ummu ‘Ithiyah Radhiyallahu ‘Anha bertutur, “Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami untuk mengeluarkan wanita-wanita yang dimerdekakan, gadis-gadis pingitan, dan wanita haid (untuk shalat ‘Ied), dan memerintahkan wanita haid untuk terpisah dari tempat shalat ‘Ied kaum muslimin.”

8.    Shalat ‘Ied, dilaksanakan dengan dua rakaat. Di rakaat pertama, bertakbir sebanyak 7 (tujuh) kali takbir di luar takbiratul ihram (takbir pertama pembuka shalat, pent). Dan di rakaat kedua, bertakbir kembali sebanyak 5 (lima) kali takbir sebelum membaca al-fatihah. Dalam shalat ‘Ied, imam (disunnahkan, pent) membaca surat al-A’la dan al-Ghasyiyah sebagaimana yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari an-Nu’man bin Basyir menuturkan, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membaca “Sabbihisma Rabbikal A’la (QS. Al-A’la )” dan “Hal Ataka Haditsul Ghasyiyah (QS. al-Ghasyiyah)”.

9.    Mendengarkan khutbah yang disampaikah khatib seusai shalat ‘Ied merupakan sunnah Nabi, dan bagi yang tidak ikutserta mendengarkan khutbah lalu beranjak pergi seusai shalat ‘Ied maka tidak mengapa baginya.

10.          Pemberian ucapan selamat hari raya merupakan riwayat valid yang berasal dari sejumlah sahabat Radhiyallahu ‘Anhum, dan dalam perkara ini belum pernah ada riwayat yang valid yang berasal dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di dalam hadits shahih. Adapun riwayat yang berasal dari sejumlah sahabat, (seperti riwayat) dari  Jubair bin Nufair menuturkan, “Para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam jika saling bertemu pada hari raya ‘Ied, sebagian mereka mengucapkan kepada sebagian yang lain, ‘Taqabbal minna wa minkum (semoga Allah menerima amal kami dan kalian).’ Al-Hafidz Ibnu Hajar al-‘Asqalani rahimahullah berkata, “Status sanadnya hasan.”

‘Taqabbal minna wa minkum’

(semoga Allah menerima amal kami dan kalian)

Wassalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh
Ditulis oleh DR. ‘Ashim bin Abdullah Al-Qaryuti

Pada 29 Ramadhan 1427 H

Al_Qaryoti@hotmail.com

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.